FF – 1 Hati 2 Cinta

“Kalo sampai kamu menyentuhnya, aku ga segan-segan membunuh kamu!”
“Eh, lo siapa larang-larang gw kek itu?”
“Aku milikmu! Jangan pernah berpikir kamu menghianatiku”

Suara perdebatan sengit terus terjadi dan semakin keras terdengar. Hingga kemudian…

Aaarghhhhhhhh

Suara erangan yang melengking agak tertahan terdengar menyayat. Darah berceceran di lantai. Darah yang memancar deras itu berasal dari luka tusukan gunting di dada kiri korban.

“HAHAHAHA”

Suara tawa yang menggelegar terdengar membahana menggantikan teriakan sebelumnya. Dan…

Bruk…
Sosok tubuh ambruk di depan cermin besar dalam sebuah apartemen mewah di lantai 39. Tangan kanannya terlihat memegang dan berusaha mencabut gunting yang menancap di dada kirinya. Kemudian Tubuhnya kaku tidak bergerak lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s