FF – Buka Puasa

Dug dug dug dug!

Bedug dari masjid terdengar bertalu-talu diikuti suara adzan maghrib bersahut-sahutan dari berbagai penjuru. Sejenak rutinitas jalan raya di Jakarta yang terkenal padat dan semrawut seolah berhenti untuk menikmati indahnya alunan panggilan itu. Tak terkecuali Budi, bocah kecil 8 tahun, ikut bersorak gembira menyambut waktu berbuka puasa dengan bersuka cita.

Segera dia menarik tutup saji hidangan berbuka. Tampaklah olehnya makanan kelas atas yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Ayam goreng berwarna kecoklatan terlihat mengilap menggoda. Sop jagung mengebul dengan aroma yang sangat khas. Di sebelah kanannya berbagai makanan penutup terhampar dengan warna yang menarik. Ice cream strawberry dengan lelehan coklat di atasnya, sop buah yang dengan buliran air di sisi luar mangkuk menunjukkan betapa dingin dan segarnya hidangan itu. Benar-benar pemandangan yang tidak pernah dia liat sebelumnya.

Sebelum menyantap hidangan itu, Budi pun berdoa dengan khusyu. Lama dan panjang doanya. Kemudian dia pun berteriak, MARI MAKAN!!!

Tiba-tiba hentakan keras terasa menerpa bahunya.

“Bangun Bud! Bangun!”

Guncangan itu membuatnya tersadar dari tidurnya. Semua makanan yang ada di depannya lenyap seketika, berganti tumpukan kardus dan koran bekas yang tersusun seadanya. Pemandangan jalan raya sekitaran flyover itu tetap ramai dan memusingkan.

Budi hanya bisa menelan ludah dan kembali merebahkan kepalanya. Kolong flyover yang menjadi pemandangannya sehari-hari seolah berkata, mari lanjutkan tidurmu nak! Kita berbukanya di alam sana saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s