[Dongeng] Asal Mula Nyamuk

Dulu -Duluuuuu banget waktu kecil – Saya suka banget denger cerita ini, Ga tau kenapa mungkin pada saat itu bagi saya fenomenal banget dan memaksa imajinasi saya untuk menghayal kemana-mana. Berulang kali saya meminta ibu untuk menceritakan kembali dongeng ini. Lagi dan lagi. Sampai saya masih bisa merasakan bisikan ibu meceritakan dengan gaya khasnya. Dongeng ini berkisah tentang asal mula nyamuk. Ceritanya begini :

ImageDahulu kala hiduplah sepasang Raja dan Ratu yang berbahagia. Mereka menjalani hidup dengan sangat sempurna tanpa cacat apapun. Mereka saling mencintai. Tak henti-hentinya mereka mensyukuri apa yang telah Tuhan berikan ke mereka. Saling memuji satu sama lain. Dengan kehidupan seperti itu, apalagi yang diinginkan…?

Tapi ternyata cobaan datang menimpa mereka. Sang Ratu tiba-tiba sakit keras dan berakhir dengan kematian. Sang Raja sangat terpukul dan terus meratapi nasib nya. Sang Raja merasa Tuhan tidak adil dengan memberikan cobaan yang begitu berat.

Karena cintanya yang sangat besar, dia tidak berniat mengubur sang Ratu. Dia memilih mengawetkan sang Ratu dan mengajaknya berkeliling dunia dengan menggunakan kapal laut kerajaan yang terbilang sederhana. Raja berniat meninggalkan harta, kekuasaan dan kemewahan dunia lainnya. Baginya kemewahan dunia hanyalah dapat hidup berdua dengan sang istri terkasih. Hari demi hari, minggu, bulan, bahkan tahun demi tahun terus berganti. Tanpa disadari sang Raja, 20 Tahun telah berlalu. Kapal Pesiar sederhana itu akhirnya tiba di suatu tempat di mana pemandangan indah. Sangat indah malah. Tapi Raja masih saja tidak dapat menikmati semua itu. Nampak jelas di wajah, yang dulu Tampan rupawan, guratan-guratan kesedihan dan lelah. Di wajah tuanya masih jelas terlihat penyesalan kenapa semua ini menimpa dia dan istrinya. Karena terus termenung, dia tertidur dan dalam tidurnya dia mendengar suara ajaib yang memberikan petunjuk

“Wahai Raja yang arif dan bijaksana.. Karena kamu telah menunjukkan kesungguhan cintamu kepada istri maka Kami akan memberikan kesempatan sekali lagi untuk memberikan kehidupan kepada istrimu” Suara itu bergema dengan jelas
“Wahai suara ajaib.. benarkah itu?” Tanya Raja dengan nada mengharap
“Iya!”
“Bagaimana caranya?” Cecar Raja
“Berikan dia setetes darah segar dari telunjuk kananmu!” Suara itu semakin jelas
“Lekatkan di telunjuk kanannya!”

Raja terbangun dan memandang istrinya yang terlentang rapi di hadapannya. Tanpa pikir panjang lagi dengan segera, Raja segera melukai tangannya dengan satu kali gigitan. Telunjuk kanannya yang sudah berdarah dilekatkan ke telunjuk ratu dengan cepat pula.
“Aargghh!” Tiba-tiba tubuh istri yang bepuluh-puluh tahun terbentang kaku bergerak sambil megeluarkan rintihan kecil.

Spontan sang Raja histeris. Dia menangis sambil memeluk istrinya. Dia tak henti-hentinya mengucapkan syukur karena petunjuk itu benar adanya. Istrinya pun gembira. Raja Terus dan terus menciumi istrinya dan menceritakan apa saja yang terjadi selama 20 tahun ini. Istri ikut menangis terharu mendengar cerita itu.

Mereka akhirnya berlabuh dan berencana tinggal di pulau yang indah, di mana Raja menemukan petunjuk itu. Tapi dari hari ke hari, Ratu makin berubah tabiatnya. Dia keliatan segan dan risih hidup dengan Raja. Ratu malu hidup berdampingan dengan sang Raja yang sudah rapuh dan ringkih fisiknya. Sementara Ratu masih tetap cantik dan muda karena selama 20 Tahun hidup dalam balutan balsem yang membuatnya awet tidak dimakan usia.

Sang Raja masih saja sabar dan memaklumi Ratu yang benar-berubah 180 derajat. Puncak perubahan istri ketika Sang Raja memergoki Ratu selingkuh dengan pemuda gagah nan tampan. Raja Murka dan menerjang mereka. Ratu lebih kalap lagi berteriak, “Aku sudah bosan hidup dengan seonggok daging tua seperti kamu!”
“Berkacalah wahai kakek tua!”
“Pfuihh” Ratu terus mengeluarkan sumpah serapah yang menyakitkan Raja

Raja menangis sambil terus mengingatkan kenangan-kenangan indah mereka.

“Persetan dengan cerita lama itu. Yang lalu biarlah berlalu. Biarkan saya menikmati kehidupan ini!” Raja masih tetap berusaha membujuk istri tercintanya tapi gagal total. Akhirnya raja pasrah dan berkata, “Baiklah kalau itu memang kehendakmu!”
“Tapi ada satu yang aku minta dari dirimu. Barang yang telah aku berikan dengan segenap rasa cinta dan kasih sayangku untukmu”
“Apapun itu akan aku kembalikan padamu” Jawab Ratu pongah tanpa memandang Raja sama sekali.
“Aku hanya minta setetes darah yang telah menghidupkanmu lagi. Itu saja” Suara Raja Pasrah.

“Cuma itu! Cuihh saya pikir Harta permata!”
“Jangankan setetes, setengah darah yang mengalir pun aku berikan asalkan aku bebas dari kamu!” Nada lantang ratu makin membuat raja terluka. Air mata Raja terus mengalir.
Ratu menggigit telunjuk kanannya seraya meneteskan darahnya ke arah telunjuk kanan raja yang terjulur lunglai di bawah telunjuk istri. Belum sampai tetesan darah itu menyentuh jari tangan Raja, tiba-tiba tubuh sang istri bergetar dan mengeluarkan asap yang semakin tebal. Dari kepulan asap yang semakin menebal itu, keluar suara yang mendengung. Begitu asapnya menghilang, tubuh Ratu yang molek dan sintal juga menghilang. Berganti dengan setitik serangga yang terbang dan terus mendengung.

Itulah awal mulanya muncul nyamuk yang konon terus menerus menangis. tangisannya terdengar mendengung. Terus terbang mencari setetes darah yang ternyata merupakan sumber kehidupannya…

=================================

Namanya dongeng boleh percaya atau ga!
Tapi waktu itu imajinasi saya terus membayangkan apa yang telah terjadi. Berusaha menangkap dan turut merasaka suasana detik-detik perubahan ratu menjadi nyamuk..
Kalau jaman sekarang mungkin dongeng simple seperti ini sudah tertelan dengan masanya Harry Potter.. Yah semua berubah seiring dengan pergeseran tempat dan waktu.

20 thoughts on “[Dongeng] Asal Mula Nyamuk

      • ayanapunya January 10, 2013 / 2:15 am

        your mom is soo creative🙂
        btw ini ga diposting di mp?

      • anchaanwar January 10, 2013 / 2:22 am

        diposting dong. Cuma jama dulu kala.
        Nyokap gw dongengnya banyak. Cuma ada dua yang berkesan kisah nyamuk dan mengapa laut asin.

      • ayanapunya January 10, 2013 / 2:32 am

        oo postingan lama. gw kira baru😀

  1. myfickleboon January 10, 2013 / 2:37 am

    wah menarik banget🙂 pagi pagi baca beginian rasanya seger, daripada ngeliatin cherry belle rebutan kursi di dahsyat, eh apa inbox… whatever lah…

    nyokap gw juga dongengnya banyak🙂 tapi mostly ujung2nya agama hehehe…

    sama kayak yana, baru pertama kali tau dongeng ini

    • anchaanwar January 10, 2013 / 2:59 am

      Lo masih cuti ya? Sampe bisa nonton Dahsyat/inbox or whatever it is?

      • myfickleboon January 10, 2013 / 3:19 am

        kan berangkatnya siang hahahahhaa

      • anchaanwar January 10, 2013 / 3:48 am

        enak banget! *envy*
        Emang masuk jam berapaan?

      • myfickleboon January 10, 2013 / 3:50 am

        jam set 9 hahahaha… tadi kesiangan jadi yah wassalam…

  2. Badai January 10, 2013 / 5:13 am

    lantas apa yg terjadi dengan selingkuhan sang Ratu? *uji imajinasi*

    • anchaanwar January 10, 2013 / 6:43 am

      he lives happily ever after with… err… the king! ;))))

      • BuPeb January 11, 2013 / 9:26 am

        bwahahahaha… with the king….

      • anchaanwar January 11, 2013 / 4:18 pm

        Dan imajinasi bupeb apa?

  3. Iwan Yuliyanto January 10, 2013 / 6:55 am

    Dongengnya menarik… eh, jangan-jangan ini cikal bakal si Bram Stoker punya cerita🙂

    • anchaanwar January 10, 2013 / 6:58 am

      Hahaha… biar lebih ngepop, twilight aja ya :))))

  4. BuPeb January 11, 2013 / 9:25 am

    sama seperti yang laen, baru kali ini denger ini cerita. menarik banget ancha.
    Your mom is so creative
    *menunggu dongeng yg laen*

    • anchaanwar January 11, 2013 / 4:18 pm

      Makasih bupeb🙂 nanti sy tulis lagi dongeng2nya. Sdh byk yg lupa sih😦

  5. arri March 5, 2013 / 11:46 am

    Kagum ama “cuihh” nya euy…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s