Kenapa Ibu Derajatnya Lebih Tinggi

Dalam agama Islam, jelas sekali disebutkan bahwa wanita itu punya derajat yang lebih tinggi dari seorang pria. Bahkan dalam salah satu hadits, dijelaskan bahwa ibu yang pasti seorang wanita, tiga kali lebih tinggi posisinya dari pada seorang bapak. Kalo ada yang bertanya kenapa, itu sama dengan pertanyaan saya dulu. Kenapa sampai ada perbedaan seperti itu. Kesininya saya semakin mengerti jawabannya, dan bahkan setelah menikah dan melihat langsung bagaimana peran seorang wanita, tuntas sudah persoalan itu.

Wanita adalah mahluk Allah yang sangat mulia. Perannya banyak dan sungguh berat. Kelak ketika sudah menikah, dia akan berperan sebagai seorang isteri dari suaminya juga sebagai seorang ibu untuk anak-anaknya, belum lagi kalau kemudian dia juga turut membantu suaminya mencari nafkah. See? Masih belum terlihat jelas?

*sighs*

Ketika seorang wanita sudah menerima seorang pria dalam hidupnya sebagai suaminya, itu artinya hidupnya telah diserahkan dan ‘dikorbankan’ untuk sang suami. Liat, dari sini saja sudah mulia kan tujuan hidup mereka? Mereka melayani dan mengurus semua hal-hal yang berkaitan dengan suaminya. Semua! Belum lagi kemudian ketika dia mulai hamil, mengandung sang buah hati.

Ya Allah, saya melihat sendiri bagaimana tersiksanya isteri saya menjalani masa-masa itu. Tidur susah, makan susah, jalanpun susah. Kesakitan di sekujur badan terus dirasakan. Tapi mereka menjalaninya dengan sabar dan ikhlas. Tak heran Allah memberikan jaminan pahala berlimpah untuk para ibu yang sedang mengandung. Subhanallah…

Ketika masa melahirkan pun datang, nyawa menjadi taruhannya. Iya, NYAWA! Segenap hidupnya dipertaruhkan agar bisa melahirkan sang buah hati. Kesakitan semakin mendera dahsyat seiring dengan dorongan sang bayi yang mencari jalan lahir. Masya Allah… *Doa saya untuk para ibu yang sedang berjuang menanti kelahiran bayi mereka*

Pun kemudian ketika sang bayi telah lahir, tugas ibu tak berhenti sampai disitu. Mereka tetap mencurahkan segenap waktunya untuk mengurus bayinya. Malam begadang, siang pun tak bisa tidur. Ketika saya masih bisa tidur lelap, isteri saya tetap berjaga, tidur setengah hati karena khawatir anak kami terbangun dan gelisah mencari ibunya. Shame on me! Saya sesekali terbangun, tapi tetap tak bisa membantu banyak. Karena makanan yang dicari sang bayi, hanya ada pada ibunya. Dekapan ibu itu sungguh juara. Anak kami yang tadi gelisah dan menangis, sontak terdiam ketika sudah dalam pelukan ibunya, bersandar di dada ibu dengan mata saling menatap. Sungguh pemandangan yang mengharukan.

Iya ada perasaan haru yang menyeruak, ketika saya menyadari bahwa dulu sayapun begitu terhadap ibu saya. Tapi kemudian menyedihkan, setelah perlakuan ibu begitu lembut dan hangat, kami anaknya masih saja tega berbuat kasar terhadap beliau. Mampu berteriak dan melawan balik? Sungguh berdosalah kami yang sampai hati berbuat seperti itu terhadap ibu. Astaghfirullah…

ImageTaken from : https://www.facebook.com/themuslimshow

Setiap jenjang umur anak, ibu tak akan pernah lepas tangan. Dia akan selalu ada untuk mereka, setiap saat. Hanya terkadang kita mungkin yang tidak menyadari itu. Yakinlan, selalu ada doa ibu untuk kebaikan anak di setiap langkahnya. Jadi, masihkah kita meragukan peran ibu? Masihkah kita bertanya lagi mengapa ibu lebih diutamakan? Coba renungkan, sudahkah kita memberikan respect sepenuhnya buat mereka? Jika belum, masih ada waktu. Mari sejenak putar hati kita bahwa kita semua bisa sampai di titik kita berada sekarang ini karena mereka! Ibu, isteri dan semua wanita-wanita yang ada dalam hidupmu berhak untuk dimuliakan.

Dedicated for my mom and
of course for my wife:
My dear, sorry if i cant be a good one for you, but in sya Allah, i keep trying!

2 thoughts on “Kenapa Ibu Derajatnya Lebih Tinggi

  1. heavendrive March 24, 2014 / 8:55 am

    Alhamdulillah sekarang sudah mulai cerah isi postingannya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s