Cerita Gw dan Pemilu : Say No to Golput

Pemilu sudah dekat, minggu depan kita sudah akan menentukan siapa calon wakil rakyat yang akan bertugas selama 5 tahun ke depan. Yang bikin gw panik adalah gw belum kenal sama sekali calon wakil rakyat yang ada di wilayah Dapil gw. Padahal sebagai warga negara yang baik, gw sudah bertekad akan ikut menyumbangkan suara untuk negara. Tidak akan masuk dalam golongan putih atau lebih familiar dengan singkatan GOLPUT.

Tugas wakil rakyat itu ga gampang, makanya orang yang melaksanakannya pun bukan orang sembarangan. Mereka harus cerdas, giat, kreatif dan paling utama amanah. Amanah terhadap kepentingan rakyat. Tapi bagaimana mau milih yang amanah, wong nama-namanya aja gw belum tau. Untungnya gw termasuk warga negara yang ga gaptek. Untungnya lagi gw masih bisa mencari tau lewat gadget yang gw punya *pamer gadget* *gadget kreditan*.

Maka gw pun bergegas browsing dan ketemu website KPU (Komisi Pemilihan Umum) sebuah instansi yang bertugas mengurusi Pemilu. Gw bukalah http://www.kpu.go.id, gw masuk ke menu Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu tahun ini. Taraaaaa…. gw kembali bingung, ternyata Jawa Barat tempat gw nyoblos dibagi menjadi 12 dapil. Gw masuk dapil mana, ya Allah!!! *histeris*

ImageWebsite KPU

Setelah berusaha lebih keras cari tau, akhirnya gw tau kalo ternyata Kota Depok berada di Dapil 6 Jabar bersama Kota Bekasi. Ahhh… nemu juga. *tarik nafas* Gw kembali ke prosedur awal, masuk ke website KPU pilih menu daftar DCT Pemilu dan klik Jabar Dapil 6. Layar pun menampilkan daftar nama-nama beserta foto mereka. Dan….

AAAAAARRRRRGGGGHHHHHKKKKKKKK

Gw ga kenal satupun dari mereka sama sekali!
I dont even know who the hell they are at all!
Degaga wissengngi kasi, ceddimo!

Trus bagaimana ini? Gw ga mungkin juga asal nyoblos. Gw ga mau suara gw jatuh ke orang yang salah. Itu jelas akan menjadi tanggung jawab gw kelak. Di sisi lain gw bersikeras ga mau ikut-ikutan golput. Seperti orang bijak bilang ga kenal maka ga sayang. Tugas gw selanjutnya adalah mencari tahu siapa aja mereka dalam waktu dekat ini. Tentunya lewat internet atau lewat teman yang punya niat dan tujuan yang sama.

Oke buat gw itu ga masalah, karena Alhamdulillah gw bisa cari akses itu kapan saja dan di mana saja. Tapi coba deh lo bayangin Jutaan orang awam yang juga punya hak suara sama dengan gw di luar sana! Bagaimana mereka bisa tau calon wakil-wakil mereka. Ga heran kemudian ketika mereka masuk ke bilik suara, mereka akhirnya mencoblos orang-orang yang familiar dengan mereka.

“Eh, ini kan yang biasa nyanyi sambil joget kuda nungging? Ya sudah pilih ini aja!”
“Wah, mas ganteng yang main di FTV Nikahi aku, kau kucoblos ternyata nyaleg. Ya udah pilih dia aja!”
“Eh, ini kan bapak yang kemaren ribut di pengadilan kan yah? Ah sudahlah pilih dia aja!”

Dan apa yang terjadi kalo Gedung MPR/DPR di daerah senayan akhirnya penuh dengan orang-orang yang mungkin ga punya kompetensi dalam dunia politik. Tunggu aja negara kita bakal terus jadi panggung dagelan. Tragis!

Maka dari itu, ayo sama-sama menjadi warga negara yang cerdas. Cerdas dalam memilih wakil rakyat yang cerdas! Mari kita usaha sedikit saja untuk mencoba cari tahu siapa aja kandidat yang cocok untuk kita pilih. Semoga usaha yang kita lakukan bisa menjadi langkah awal perubahan negara ini menjadi lebih baik.

Ingat, Rabu 9 April 2014, akan menjadi langkah awal, mau kemana negara kita ini akan melangkah. SAY NO TO GOLPUT yaaaaa!!!

One thought on “Cerita Gw dan Pemilu : Say No to Golput

  1. Aditya April 8, 2014 / 4:13 pm

    benar mas, jangan sampe golput deh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s