Forum Gadget, Sebuah Komunitas yang Penuh Warna

Image result

Salah satu topik kesukaan gw adalah gadget. Kalo lagi omongin gadget, gw antusias mengikutinya. Gadget saat ini tidak lagi sekedar menjadi gaya hidup dooang, tapi beberapa pihak menjadikannya sebagai sebuah kebutuhan primer, berdampingan dengan sandang, pangan dan papan. Bahkan kalo sudah masuk kategori akut, seorang gadget mania bisa menempatkan mainannya itu sebagai prioritas no.1. Gw sih belum masuk kategori mania. Gw hanya senang saja melihat perkembangan teknologi yang sungguhlah sangat pesat. Terbukti jika mau dibandingkan dengan para teman-teman lain, mungkin gadget gw yang paling minim.

Salah satu cara menyalurkan kesenangan gw ini adalah mencari informasi update tentang gadget yang lagi hits. Browsing, streaming review via youtube, beli majalah/tabloid gadget, gabung dengan forum dan sightseeing di mall-mall khusus yang banyak memajang gadget-gadget canggih. Untuk yang terakhir, gw biasanya jalan ke Mall Mangga Dua, Jakarta, kebanyakan sih ga beli apa-apa, cuma liat-liat doang. Hehehe…

Enaknya sekarang, berbagi ilmu dan informasi itu sangatlah mudah. Ada banyak media yang bisa kita gunakan untuk memilih tempat berbagi tadi. Kalo dulu awalnya hanya sebatas group milis, dan aksesnya pun ga friendly, kini tidak lagi. Banyaknya alternatif sosial media membuat kita gampang mencari forum yang kita perlukan. Gw pun demikian. Gw banyak tergabung di berbagai forum-forum gadget seperti itu, meski kebanyakan gw hanya silent reader, bukan peserta aktif, baik penanya apalagi nara sumber. Sesekali memberi komen atau berbagi info yang mungkin ada yang memerlukannya.

Setelah sekian lama bergabung dengan beberapa forum, gw bisa membaca adanya kesamaan karakter dari berbagai forum yang gw ikuti. Fyi, forum yang gw ikuti itu relatif berbeda platform dan jenis. Misalnya saja untuk smartphone, gw mengikuti basis robot hijau dan apel kroak. Belum lagi untuk lebih spesifik, gw masuk ke forum yang dari nama grupnya aja sudah membatasi diri dengan merek dan tipe tertentu. Nah kesamaan karakternya itu adalah selalu ada unsur drama di dalamnya.

Image result

Admin
Beberapa admin saklek menerapkan aturan. Misalnya saja aturan membuat thread atau topik. Lo ga boleh mensabotase topik yang sudah dibuat seseorang. Dan kasus ini pernah terjadi di gw. Akibatnya gw di suspend dong bbrp bulan. Hanya bisa baca doang ga bisa komen apalagi posting. Ada juga yang menerapkan aturan batasan bertanya dan apa saja yang boleh diposting, pertimbangan itu sudah sering ditanyakan, jawaban ada di pinned post group atau postingannya ga penting dan ga related dengan group. Atau aturan paling oke, kapan saja boleh jualan buat para ‘pedagang dunia maya’.

Online Shopper
Online Shopper di beberapa forum yang gw ikuti relatif tertib. Karena mungkin dibatasi aturan yang diterapkan ketat oleh admin/owner group. Ga seperti di Instagram atau social media popular lainnya, lo bahas apa, tiba-tiba ada yang komen jual pemutih dan peninggi badannya. Atau dengan komen legendaris, “Cek Instagram kita, Sis!”

Antagonis
Di forum-forum selalu saja ada orang yang jahatnya minta ampun. Nyinyirnya ga ketulungan bahkan sudah masuk level bully yang tinggi. Biasanya sih yang begini adalah penghuni lama dan punya banyak ilmu. Jadi mungkin sense of belonging-nya sangat tinggi. Terkadang ada anggota (yang mungkin newbie) bertanya yang (memang sih sangat) basic, tapi bukan jawaban yang diperoleh melainkan cacian maki.

“Rajin-rajin baca thread sebelumnya, gan!”
“Ya Ampun!!! Tahun 2016, masih ada yang nanya kek gini. Hellaww!”
“Lo nanya atau nguji?!”
“Gan, kalo nanya yang intelek dikit napa?!”
“Eh, barang curian, ya?!”

Atau yang lebih sadis dengan terang-terangan menghina menggunakan kata hodob atau ugnud, lolot dsb. Gw kadang kesel sendiri kalo baca komen sadis kek gini. Ya udah, sih, kalo ga mau bantu, mending ga usah komen aja. Let admin/owner handle it. Dan para newbie, sebelum bertanya memang sebaiknya rajin-rajin baca aturan group, thread-thread sebelumnya, jadi pertanyaan yang dilontarkan dijamin tidak berulang.

Kemana protogonisnya? Ada sih, cuma kadang ga kelihatan menonjol, karena terkadang kalo sang antagonis masuk biasanya temannya bakal banyak yang menambahi. Ibarat api kesamber minyak. Ya udah deh, terima nasib aja. Hahaha…

Penonton
Seperti yang gw bilang sebelumnya, gw masuk kategori ini. Gw jadi silent reader. Gw jauh lebih banyak diam dan mencuri ilmu lewat membaca thread yang ada. Sesekali bertanya kalo ada informasi yang kurang jelas atau kelewat. Segitu aja gw pernah kena teguran atau bahkan disuspend, karena ternyata komentar gw menyalahi aturan. Misalnya ada  yang jualan gadget dengan harga 5 juta, terus gw komen, “Lah, di toko ini aja harganya sudah di bawah 5 juta”. Segitu doang, tiba-tiba adminnya komen dong, “Ga boleh jadi police price. Baca aturan lagi!” Karena gw memang salah, ya gw minta maaf dan komen sebelumnya gw deleted. Hahaha…

OOTers
Komen Out of Topic (OOT) itu sebenarnya kadang menjadi penyelemat suasana loh. Bisa bikin kita lebih akrab. Ingat banget jaman Multiply, sepertinya gara-gara OOT lah justru para anggotanya jadi lebih dekat. Tapi di forum-forum seperti ini, OOTers kudu hati-hati, liat kondisi kapan lo bisa lempar komen atau postingan OOT. Karena seperti yang gw bilang tadi, beberapa forum sangat ketat aturannya. Tapi herannya ada beberapa yang aturannya ketat sekalipun, tapi kalo anggota lama, teman akrab atau para nara sumber yang melakukan, boleh-boleh saja -__-“.

Pemanis
Namanya gadget, pecintanya kebanyakan kaum pria. Makanya ga heran, cewek jadi benda langka di forum-forum ini. Semua aturan bisa tidak berlaku buat mereka. Mungkin karena langka jadi mau komen atau posting apa terserah. Karena tanpa mereka, mungkin ara nara sumber ini jadi semangat berbagi ilmu. Hahaha…

***

Forum gadget sedikit banyak memberikan bantuan dalam dunia pergadgetan yang gw nikmati sekarang. Terkadang kalau ada trouble dengan gadget yang gw punya, atau teman, gw tinggal nanya atau searching di Forum. Gw ga perlu repot-repot bawa ke service center, karena ternyata dengan tips dan trick yang mereka bagikan bisa memberikan solusi. Ayo, forum apa saja yang sudah kalian ikuti? Apa seperti ini juga orang-orangnya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s